Sering Buat Gaduh, Abraham Samad Cocok Jadi Politisi

Written By Unknown on Kamis, 22 November 2012 | 12.45

Tribun Timur - Kamis, 22 November 2012 13:00 WITA

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM--Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat I Gede Pasek Suardika mengkritik sikap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad belakangan ini. Pasek menilai Abraham bekerja layaknya politisi sehingga banyak membuat gaduh.

"Lebih berhati-hatilah membuat stamen dalam penegakan hukum. Jangan larut dalam gaya politisi," kata Pasek di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Pasek menyinggung pernyataan Abraham mengenai penanganan kasus bail out Bank Century. Abraham menyebut bisa saja akan ada bukti dan keterangan baru yang memperkuat peranan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono pada pengucuran dana talangan dalam bentuk FPJP Rp 600 miliar lebih ke Bank Century.

"Jadi, tak tertutup Boediono bisa jadi tersangka. Dia tidak kebal hukum," kata Abraham, Rabu kemarin.

Pasek menilai Abraham tengah membangun opini seakan-akan Boediono bersalah. Padahal, kata dia, sebagai penegak hukum, Abraham harus berbicara berbasis fakta, bukti, dan tahapan hukum.

"Ini tidak boleh terjadi dalam penegakan hukum. Dia tidak dalam posisi yang netral di dalam tangani kasus hukum. Tapi kalau dia sebagai politisi boleh-boleh saja. Masalahnya bukan politisi, tapi penegak hukum," kata politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu, Pasek juga menyinggung pernyataan Abraham di rapat Tim Pengawas Century di DPR bahwa KPK tidak bisa melakukan penyelidikan terhadap Boediono. Kewenangan itu, kata Abraham, ada di DPR. Belakangan, KPK menyatakan bisa memeriksa Boediono.

"Semua orang dengar dia (Abraham) salah. Untung kita menolak pernyataan dia dijadikan kesimpulan rapat. Kalau itu terjadi, betapa konyolnya, baik KPK maupun DPR berpijak pada analisa yang salah," kata Pasek.

Selain itu, Pasek juga menyinggung pernyataan Abraham bahwa KPK tidak perlu political will politisi DPR maupun Presiden. "Tapi kemudian Presiden turun tangan bantu menyelesaikan masalah (simulator SIM). Dan ini sudah beberapa kali blunder statement itu," kata dia.

"Menurut saya, lebih baik banyak kerja daripada bicara. Dia harus intropeksi diri lah. Saya hargai dia orang yang berani. Tapi berani saja tidak cukup. Dia harus cerdas mengikuti kewenangan yang dimiliki, mengikuti tata etika penegak hukum. Keberanian akan sangat luar biasa kalau dipakai sesuai tahapan hukum yang diatur," pungkas Pasek.


Anda sedang membaca artikel tentang

Sering Buat Gaduh, Abraham Samad Cocok Jadi Politisi

Dengan url

http://timursebrang.blogspot.com/2012/11/sering-buat-gaduh-abraham-samad-cocok.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Sering Buat Gaduh, Abraham Samad Cocok Jadi Politisi

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Sering Buat Gaduh, Abraham Samad Cocok Jadi Politisi

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger